Tim PHP2D IJK IISBUD Samawa Rea Beri Pelatihan Promosi Desa Wisata

pelaksana Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Ikatan Jurnalis Kampus (IJK) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) memberikan pendampingan dan pembinaan promosi desa wisata di Desa Labuhan Burung.

Sasarannya adalah Pokdarwis Desa Labuhan Burung. Pendampingan berlangsung selama beberapa bulan, terhitung sejak 1 Agustus 2021 hingga 1 Desember 2021 mendatang.

Ketua tim PHP2D IISBUD SAREA, Iwan mengatakan, kegiatan ini terlaksana atas dukungan Kemenristek Brin. Melalui HIBAH PHP2D yang dimenangkan oleh tim PHP2D yang terdiri dari 10 orang mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia IISBUD SAREA.

Pembinaan meliputi pelatihan branding desa wisata, strategi pengelolaan jurnalisme warga, pelatihan pengelolaan website wisata, hingga pembinaan langsung pada masyarakat pelaku wisata di Desa Labuhan Burung.

“Alhamdulillah, kami merupakan salah satu dari penerima hibah kompetitif nasional, melalui Program PHP2D, dengan fokus kegiatan pada pengembangan kapasitas Pokdarwis Desa Labuhan Burung,” kata Iwan, Jumat (24/9/2021).

Dosen Pendamping PHP2D IISBUD SAREA, Hendra Gunawan,M.Pd menjelaskan, progam PHP2D ini merupakan salah satu bentuk inovasi promosi wisata yang digagas oleh mahasiswa Sastra Indonesia, IISBUD SAREA.

Melalui program ini mahasiswa diharapkan mampu membantu desa Labuhan Burung dalam mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang dimiliki.

Kami berharap, dari beberapa rangkaian kegiatan yang telah terlaksana diharapkan menjadi pemicu berkembangnya sektor pariwisata di Desa Labuhan Burung. Sehingga Desa Labuhan Burung ke depannya akan lebih maju,” tandasnya.

Kepala Desa labuhan Burung, Iwan Iskandar Putr mengaku apresiatif debgan hadirnya kegiatn PHP2D di Desa Labuhan Burung tersebut. Dia berharap, kehadiran tim menjadi motivasi pemerintah desa dalam mengembangkan potensi wisata desa.

“Kami berterimakasih atas terlaksananya program PHP2D ini di Desa Labuhan Burung. Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami dan teman-teman Pokdarwis Desa Labuhan Burung dalam mengembangkan potensi-potensi wisata yang kami miliki,” kata Ipong, akrab Kades disapa.

Diketahui, Desa Labuhan Burung merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata yang cukup bagus. Ada Pulau Saringi dengan hamparan pasir putih dan rimbun ilalang. Pulau Saringi juga sering dijadikan objek berlibur terutama tempat perkemahan.

Ada juga Takat Belanda. Daratan kecil yang terhampar dengan hiasan pasir putih berkilau, kejernihan air laut, wisata under water parka dengan bentuk unik yang hanya bisa ditemukan di Desa Labuhan Burung.

Selain wisata laut, Desa Labuhan Burung juga memiliki wisata budya dan wisata pertanian. Wisata Budaya. Di Desa Labuhan Burung kerap dilaksanakan pegelaran main jaran yang mendatangkan ribuan orang dari penjuru Daerah di NTB, hingga Nasional.

Di bidang wisata pertanian, Desa Labuhan Burung dikenal dengan Desa penghasil tembakau bercita rasa tinggi dengan kekhasan yang ada. Mulai dari penanaman, panen, produksi, hingga pengemasan.